Selasa, 03 Maret 2015

psikologi seni 25/02/2015



Landasan penggubahan karya seni

Ada 3 pokok berkarya seni yaitu:
1.Rasa.
2.Pikir.
3.Keselarasan lingkungan.
Dimana ketiga nya ini di landasai oleh prilaku manusia.
dalam  proses berkesenian harus memerhatikan lingkungan dimana lingkungan sangat erat hubungan nya dengan hal berkesenian.
Ada 2 landasan yautu:
1.cipta (create);dimana hanya tuhan yang mampu membuat/membentuk sesuatu tanpa ada awalan nya.
2.gubah(compose):ini hanya ciptaan manusia di mana ada unsur mengombinasikan,menuangkan,mengujudkan,mengias,dll.
Seni itu bisa di ubah karna kurangnya kesadaran terhadap lingkungan.dimana karya itu di buat tampa memikirkan rasa,hanya mementingkan dimana karya tersebut bisa menghasilkan uang.
Dimana pada jaman modern ini banyak pelaku seni hanya memikirkan hasil nya saja,tampa memikirkan nilai-nilai terhadap karyanya,dimana karya tersebut asal jadi dan bisa mengasilkan uang,disini lah banyak terjadi pengubahan karya seni,dimana dulunya karya di buat dengan memikirkan beberapa aspek,dan karya itu di buat atas pengaruh linkungan nya,tampa memikirkan uang nya,
Ditinjau dari berbagai aspek kehidupan termasuk dalam proses berkarya seni, pengembangan kreativitas (daya cipta) sangatlah penting. Susanto (2011) menyatakan bahwa kreativitas adalah “kesanggupan seseorang untuk menghasilkan karya-karya atau gagasan-gagasan tentang sesuatu pada hakikatnya baru atau baru sama sekali dalam arti tidak diketahui atau belum pernah diciptakan sebelumnya”. Hurlock (1978) menyatakan bahwa kreativitas merupakan “suatu proses yang menghasilkan sesuatu yang baru, apakah suatu gagasan atau suatu objek dalam suatu bentuk atau susunan yang baru”. Kemudian sebagaimana dikatakan oleh Guilford (dalam Horlock, 1978) kreativitas adalah “suatu proses mental yang unik, suatu proses yang semata-mata dilakukan untuk menghasilkan sesuatu yang baru.
sumber:
diksi rupa karya mikke susanto (2011)

Senin, 02 Maret 2015

Psikologi seni (tgl 18/02/2015)



Psikologi

Psikologi daam bahasa alatin(inggris) dapat di bagi menjadi 2 yaitu:phyche (yang berati jiwa) dan phisic(yang berati fisik).jadi Psikologi dapat di artikan menjadi ilmu jiwa.
Dimana fisik sifat nya itu dapat kelihatan dengan secara langsung seperti:tubuh besar,kulit putih.dll.
Sedangkan jiwa merupaka sifatnya tidak kelihatan(dimana hanya bisa Nampak pada prilaku/jiwa yang Nampak.
Pembahasan tentang hubungan antara psikologi dan seni telah memunculkan sebuah disiplin yang disebut psikologi seni (psychology of art). Disiplin ini membahas konsep-konsep psikologi yang bisa diterapkan dalam kesenian, jadi merupakan sebentuk ilmu terapan (applied science) dari psikologi terhadap bidang seni. Tetapi disiplin ini hanya dibahas di fakultas atau jurusan kesenian, bukan jurusan psikologi. Hal ini analog dengan penerapan psikologi dalam bidang-bidang lainnya seperti pendidikan (melahirkan disiplin psikologi pendidikan), bidang industri (melahirkan psikologi industri), bidang dakwah (melahirkan psikologi dakwah), dan sebagainya.
Seni merupakan suatu yang dilakukan oleh orang bukan atas dorongan kebutuhan pokoknya,melainkan adalah apa  saja yang dilakukan semata-mata karana kehendak akan kemewahan,kenikmatan maupun karana dorongan kebutuhan spiritual(everyman encyclopedia).seni juga berkaitan dengan social.
Dari paparan diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi seni adalah sebuah cabang ilmu yang mempelajari bagai mana prilaku atau sipat manusia dalam membuat katya seni.
Setiap manusia mempunyai cara atau prilaku yang berbeda dalam membuat karya seni. Kebanyakan manusia dalam membuat karya seni memiliki prilaku yang aneh-aneh dalam berkaya,
Karna imana prilaku manusia pembuat(seniman)nya ingin berkebebasan daam berkarya.


sunber : 
  • yohanneswijaya89.blogspot.com/2012/10/psikologi-dan-seni.html
  • diksi rupa karya mikke susanto.hal 354.tentang seni.

Rabu, 18 Februari 2015

blajar posting blog

seni meupakan hasil cipta karsa manusia