Senin, 02 Maret 2015

Psikologi seni (tgl 18/02/2015)



Psikologi

Psikologi daam bahasa alatin(inggris) dapat di bagi menjadi 2 yaitu:phyche (yang berati jiwa) dan phisic(yang berati fisik).jadi Psikologi dapat di artikan menjadi ilmu jiwa.
Dimana fisik sifat nya itu dapat kelihatan dengan secara langsung seperti:tubuh besar,kulit putih.dll.
Sedangkan jiwa merupaka sifatnya tidak kelihatan(dimana hanya bisa Nampak pada prilaku/jiwa yang Nampak.
Pembahasan tentang hubungan antara psikologi dan seni telah memunculkan sebuah disiplin yang disebut psikologi seni (psychology of art). Disiplin ini membahas konsep-konsep psikologi yang bisa diterapkan dalam kesenian, jadi merupakan sebentuk ilmu terapan (applied science) dari psikologi terhadap bidang seni. Tetapi disiplin ini hanya dibahas di fakultas atau jurusan kesenian, bukan jurusan psikologi. Hal ini analog dengan penerapan psikologi dalam bidang-bidang lainnya seperti pendidikan (melahirkan disiplin psikologi pendidikan), bidang industri (melahirkan psikologi industri), bidang dakwah (melahirkan psikologi dakwah), dan sebagainya.
Seni merupakan suatu yang dilakukan oleh orang bukan atas dorongan kebutuhan pokoknya,melainkan adalah apa  saja yang dilakukan semata-mata karana kehendak akan kemewahan,kenikmatan maupun karana dorongan kebutuhan spiritual(everyman encyclopedia).seni juga berkaitan dengan social.
Dari paparan diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi seni adalah sebuah cabang ilmu yang mempelajari bagai mana prilaku atau sipat manusia dalam membuat katya seni.
Setiap manusia mempunyai cara atau prilaku yang berbeda dalam membuat karya seni. Kebanyakan manusia dalam membuat karya seni memiliki prilaku yang aneh-aneh dalam berkaya,
Karna imana prilaku manusia pembuat(seniman)nya ingin berkebebasan daam berkarya.


sunber : 
  • yohanneswijaya89.blogspot.com/2012/10/psikologi-dan-seni.html
  • diksi rupa karya mikke susanto.hal 354.tentang seni.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar