Rabu, 03 Juni 2015

psikologi seni 29/04/2015




  ALIRAN SENI RUPA

(Dalam ariran terdapat aliran seperti seni rupa ,seni tari,seni teater,seni sastra)
Namamun disini saya akan menjelaskan aliran seni rupa dalam kontek nya yaitu aliran seni lukis.
Berbagai macam aliran dalam seni lukis sebagai berikut

 Naturalisme
Pengertian Corak atau aliran dalam seni rupa yang berusaha melukiskan sesuatu obyek sesuai dengan alam (nature). Tahun abad ke-19. Ciri-ciri Objek Lukisannya Obyek yang digambarkan diungkapkan seperti mata melihat. Untuk memberikan kesan mirip diusahakan bentuk yang persis, ini artinya proporsi, keseimbangan, perspektf,  pewarnaan dan lainnya diusahakan setepat mungkin sesuai mata kita melihat. Tokohnya embrant, Williamn Hogart dan Frans Hall, Raden Saleh, Abdullah Sudrio Subroto, Basuki Abdullah, Gambir Anom dan Trubus..

Realisme
 Pengertian Corak seni rupa yang menggambarkan kenyataan yang benarbenar ada. Ciri-ciri Objek Lukisannya ditekankan bukanlah obyek tetapi suasana dari kenyataan tersebut. Tokohnya adalah Gustove Corbert, Fransisco de Goya dan Honore Daumier.

Romantisme
Pengertian Corak dalam seni rupa yang berusaha menampilkan hal-hal yang fantastic, irrasional, indah dan absurd. Aliran ini melukiskan cerita-cerita romantis tentang tragedy yang dahsyat, kejadian dramatis yang biasa ditampilkan dalam cerita romah. Ciri-ciri Objek Lukisannya Penggambaran obyeknya lebih sedikit dari kenyataan, warna yang lebih meriah, gerakan yang lebih lincah, pria yang lebih gagah, wanita yang lebih lembut. Tokohnya adalah Theobore, Gerriwult, Raden Sale

Impressionisme
Pengertian Aliran ini mengutamakan kesan selintas dari suatu obyek yang dilukiskan. Tahun 1874. Ciri-ciri Objek Lukisannya : dalam lukisan impressionisme obyek yang dihasilkan agak kabur dan tidak mendetail. Tokohnya adalah Claude Monet, Aguste Renoir, Casmile Pissaro, SIsley, Edward Degas, Mary Cassat, Kusnadi, Solichin dan Afandi.

Ekspresionisme
Pengertian aliran yang mengutamakan curahan batin secara bebas. Bebas dalam menggali obyek yang timbul dari dunia batin ! Imajinasi dan perasaan. Ciri-ciri Objek Lukisannya Obyek-obyek yang dilukiskan antara lain kengerian, kekerasan, kemiskinan, kesedihan dan keinginan lain dibalik tingkah laku manusia. Tokohnya adalah Vincent Van Gogh, Paul Gaugiuin, Ernast Ludwig, Karl Schmidt, Emile Nolde, JJ. Kandinsky, Paul Klee, Affandi, Zaini dan Popo Iskandar.
  
Kubisme
 Pengertian
Aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu.

Pameran retpektif Cezanne yakni pada tahun 1907. Ciri-ciri Objek Lukisannya Corak ini menggambarkan alam menjadi bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak Tokohnya Gezanne, Pablo Picasso, Metzinger, Braque, Albert Glazes. Fernand Leger, Robert Delaunay, Francis Picabia dan Juan Gris. 7.

Fuvisme
Pengertian
 
 Nama yang dijuluki kepada sekelompok pelukis muda yang muncul pada abad ke 20. Karena keliaran dari warna-warna itulah oleh kritikus Perancis Louis Vauxelles dilontarkan dengan nama Fauvisme.

Pada abad ke 20. Ciri-ciri Objek Lukisannya warna-warna yang liar. Des fauves dalam bahasa Perancis artinya binatang liar Tokohnya Henry Matisse, Andre Dirrain, Maurice de Vlamink, Rauol Dufi dan Kess Van Dongen. 8.

Dadaisme
Pengertian Aliran yang dikatakan anti seni, anti perasaan dan cenderung merefleksi kekasaran dan kekerasan. Karyanya aneh seperti misalnya mengkopy lukisan Monalisa lalu diberi kumis, tempat kencing diberi judul dan dipamerkan. Dilakukan juga metode kolase seperti misalnya kayu dan rongsokan barang-barang bekas.

Tahun lahir pada Perang Dunia ke-I. Ciri-ciri Objek Lukisannya
seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi. Yang kemudian diungkapkan dalam bentuk main-main, secara sederhana dan kekanak-kanakan.
 Tokohnya Juan Gross, Max Ernst, Hans Arp, Marcel Duchamp dan Picabia.

Futurisme
 Pengertian Aliran ini mengatakan keindahan gerak dan dipandang sebagai pendobrak aliran Kubisme yang dianggap statis dalam komposisi, garis dan pewarnaan

Tahun lahir  pada tahun 1909. Ciri-ciri Objek Lukisannya Futurisme mengabdikan diri pada gerak sehingga pada lukisan anjing digambarkan berkaki lebih dari empat. Tokohnya Umberto, Boccioni, Carlo Cara, Severini, Gioccomo Ballad an Ruigi Russalo. 10.

Surrealisme
 Pengertian
Surrelisme Lukisan dengan aliran ini kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di dalam mimpi. Pelukis berusaha untuk mengabaikan bentuk secara keseluruhan kemudian mengolah setiap bagian tertentu dari objek untuk
 
menghasilkan sensasi tertentu yang bisa dirasakan manusia tanpa harus mengerti bentuk aslinya.melukiskan suasana yang mencekam lengang menakutkan serta hal-hal yang fantastis.

Tahun 1024. Ciri-ciri Objek Lukisannya corak surrealis  berusaha membebaskan diri dari control kesadaran, menghendaki kebebasan yang selanjutnya ada kecenderungan menuju kepada realistis namun masih dalam hubungan-hubungannya yang aneh. Tokohnya Joan Miro, Salvador Dali darl Andre Masson. Di Indonesia bisa disebut Sudibio; Sudiardjo dan Amang Rahman. 11.

Pop Art (Popular Art)
Pengertian  Nama aslinya adalah Popular Images. Seni ini muncul karena kejenuhan dengan seni tanpa obyek dan mengingatkan kita akan keadaaan sekeliling yang telah lama kita lupakan. Dalam mengambil obyek tidak memilih-milih, apa yang mereka  jumpai dijadikan obyek.

Tahun berkemang di Amerika pada tahun 1956. Ciri-ciri Objek Lukisannya menampilkan suasana sindiran, karikaturis, humor dan apa adanya. Tokohnya Tom Wasselman, George Segal, Yoseph Benys, Claes Oldenburg dan Cristo. 12.

Pos Modern (Kontemporer)
 Pengertian
Seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang, atau karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilalui
.
Tahun 70-an. Ciri-ciri Objek Lukisannya
Mengutamakan kebebasan berekspresi,dinamis dan tidak terikat aturan. Teknologi masa kini dipaukan dengan seni merupakan ciri khas aliran kontemporer.
 Tokohnya
Sprinka, Jim Supankat, Nyoman Nuarta, dan Angelina P.

Konstruktivisme
 Pengertian  
Pergerakan di dalam seni dan arsitektur yang pertama kali
.
 Moscow tahun 1915
.
Tokoh nya Naum Gabo (1890
 –
 1977) Kebangsaan : Rusia-Amerika, Laszlo Moholy-nagy (1895
 –
 1946) Kebangsaan : Hungaria, Victor Pasmore (1908
 –
 1998) Kebangsaan : British, Liubov Popova (1889
 –
 1924) Kebangsaan : Rusia, dan Oskar Schlemmer (1888
 –
 1943) Kebangsaan : Jerman.

Sumber :diksi rupa 2011 karya mike susanto,
http://www.academia.5154799/13_Aliran_Seni_Rupa_Modern_Art

psikologi seni 22/04/2015



Berpikir lateral menurut Edward de bono – pencipta ide & alternatif baru

Menjadi kreatif dapat diartikan sebagai tidak mengikuti aturan. Kreativitas, terkadang, muncul sebagai sesuatu aksi yang dapat tidak tepat waktu, sesuatu yang tidak terduga. Kreativitas dapat dibentuk dengan melatih pengendalian kekuatan otak dengan membebaskan dari suatu “keterikatan”. Tanpa kreativitas maka manusia hanyalah akan menjadi robot yang hidup.
Istilah Berpikir Lateral digunakan oleh Edward de Bono, seorang psikolog dari Malta, sebagai judul bukunya Berpikir Lateral, yang diterbitkan pada tahun 1967. De Bono mendefinisikan berpikir lateral sebagai suatu metoda berpikir yang lebih menitik beratkan kepada perubahan konsep dan persepsi.Berpikir lateral merupakan sebuah landasan bahwa sesuatu tidak harus menjadi jelas dengan segera dan menghasilkan ide yang tidak dapat dihasilkan dengan metoda berpikir tradisional.
Definisi
Sistem tradisional telah mendefiniskan bahwa berpikir yang baik adalah sebagai suatu masalah kemampuan kognitif atau ketrampilan berpikir. Maka kini kita memiliki dua istilah: “kemampuan kognitif” dan “ketrampilan berpikir”. Kemampuan kognitif akan dipengaruhi oleh pola berpikir, atau suatu kumpulan persepsi yang dibentuk dari pengalaman atau pelajaran masa lalu. Ketrampilan berpikir merupakan kemapuan untuk menggunakan kumpulan pola berpikir. Kemudian kemampuan kognitif akan berkembang menjadi berpikir vertikal, sedangkan ketrampilan berpikir akan menjadi berpikir lateral. Dengan meningkatkan kemampuan kedua macam berpkir tersebut maka, seseorang akan dapat menjadi Pemikir yang baik.
Berpikir Lateral dan kreativitas
Ide yang baru merupakan hasil dari berpikir lateral, dan kadang bukan sesuatu yang dapat membantu seseorang, tetapi ketika ide yang bagus ditemukan, biasanya bukan atas hasil yang secara jelas terlihat namun bisa saja muncul sebagai sesuatu yang tidak mungkin dan dimunculkan dalam bentuk humor. Maka ide yang dihasilkan dari dari cara berpikir yang ada, akan disebut sebagai Kreativitas.
Berpikir Lateral sebagai penyempurna cara berpikir
Seperti telah dikemukakan di atas bahwa pemikir harus memiliki kemampuan kognitif dan ketrampilan berpikir. Hal tersebut kemudian akan membentuk seperti sebuah lingkaran setan. Ketika seseorang telah berhasil keluar dari kotak pembatas, berpikir lateral akan telah menunjukkan kerjanya sebagai sebuah mesin pencari, dengan berbagai jalan pada cara berpikir dan ide-ide. Kemudian hal tersebut harus dilanjutkan oleh kemampuan berpikir untuk meneliti hingga ke dalam hingga mencapai hasil. Namun ketika hasil telah didapat, hal itu juga merupakan akhir dari fase kerja kemampuan kognitif yang harus segera dilanjutkan dengan ketrampilan berpikir.
Teknik de Bono dalam berpikir lateral
Wikipedia telah menerangkan mengenai teknk yang digunakan untuk melatih berpikir lateral. Ada beberapa lata mental atau metoda yang dapat digunakan untuk meningjkatkan berpikir lateral. Hal tersebut seperti:
Masukan Acak: Pilih suatu obyek secara acak, bisa kata benda atau kata dari kamus, dan hubungkan dengan sesuatu yang sedang dipikirkan. Metoda ini juga dinamakan sebagai Method_of_focal_objects.
Provokasi:
Nyatakan persepsi yang umum diluar batasnya atau gunakan alternatif provokasi terhadap situasi umum yang sedang dibahas. Hal ini akan memancing adanya persepsi baru.
Tantangan: Lakukan tantangan terhadap sesuatu kebiasaan. Hal ini dilakukan tidak untuk menyatakan bahwa cara yang ada sekarang bermasalah tetapi hanya untuk menuntun agar persepsi yang ada terlepas dan membangkitkan adanya persepsi yang baru.
Bagaimana cara meningkatkan ketrampilan berpikir atau berpikir lateral?
Biasanya kekampuan kognitif akan dihasilkan dari sekolahan, kehidupan sehari-hari atau informasi yang dikumpulkan dari berbagai cara. Tetapi ketrampilan berpikir haruslah dari latihan dan kesadaran haruslah tersedia terlebih dahulu sebagai dasarnya. Kesadaran akan melepaskan seseorang dari Kemelekatan, dimana kemelekatan akan membimbing seseorang kepada pola yang tertentu. Ketika seseorang telah berada dalam kondisi yang bebas, maka adanya ide yang baru akan dapat diterima dan dibuka. Dengan menerima ide yang baru atau membuka pola berpikir baru, maka berpikir lateral telah dilatih.
“Berpikir lateral ditandai dengan adanya perpindahan pola berpikir,
dari pola berpikir yang terduga atau yang selaras,
menuju kepada ide yang tidak terduga”





Hubungan berpikir menurud Edward de bono dalam berkesenian dimana dalam berkesenian ada unsur kreatif,Edward de bone menyebutkan kreatif itu sebagai tidak mengikuti aturan. Kreativitas, terkadang, muncul sebagai sesuatu aksi yang dapat tidak tepat waktu, sesuatu yang tidak terduga. Kreativitas dapat dibentuk dengan melatih pengendalian kekuatan otak dengan membebaskan dari suatu “keterikatan”. Tanpa kreativitas maka manusia hanyalah akan menjadi robot yang hidup.
Dan kita kuga berpikiran tradisonal.
Sistem tradisional telah mendefiniskan bahwa berpikir yang baik adalah sebagai suatu masalah kemampuan kognitif atau ketrampilan berpikir. Maka kini kita memiliki dua istilah: “kemampuan kognitif” dan “ketrampilan berpikir”. Kemampuan kognitif akan dipengaruhi oleh pola berpikir, atau suatu kumpulan persepsi yang dibentuk dari pengalaman atau pelajaran masa lalu. Ketrampilan berpikir merupakan kemapuan untuk menggunakan kumpulan pola berpikir. Kemudian kemampuan kognitif akan berkembang menjadi berpikir vertikal, sedangkan ketrampilan berpikir akan menjadi berpikir lateral. Dengan meningkatkan kemampuan kedua macam berpkir tersebut maka, seseorang akan dapat menjadi Pemikir yang baik.
Jadi untuk menghasilkan ide-ide yang baru kita harus memikirkan pikiran kreatif(kreatifitas)maka disana lah akan muncul perkembangan baru dalam perkembangan kognitif.